KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
151. Damasus II (1048)
Damasus adalah keturunan etnis Bavaria Jerman dari keluarga Curagnoni. Nama aslinya adalah Poppo. Terpilih menjadi paus pada 17 Juli 1048. Sebelum terpilih dia adalah uskup Brixen. Damasus dalah orang Jerman ketiga yang dinobatkan menjadi paus di Takhta St. Petrus.
Pda hari kematian Klemens II pda bulan Juli 1047, faksi Tuscolani memantapkan lagi kekuasaan mereka dalam kekuatan Roma, dan dengan bantuan secara rahasia dari Bonifasius Margrave dari Tuscani, ia memulihkan pengikutnya yang menyimpang yakni Benediktus IX, yang dengan sikapnya tidak menghormati Takhta Kepausan selama tiga belas tahun sebelum menghilang selamanya dari sejarah.
Pada hari Natal tahun 1047, seorang duta dikirm oleh orang-orang Roma membawa pesan unutk pemberesan kematian Paus Klemens kepada Raja Henri III, di Polthe, Saxony. Utusan tersebut menurut instruksi yang diemban, mengusulkan calon yang layak, Halinard. Dia adalah Uskup Agung dari Lyon, yang mempunyai figure terbaik bagi orang-orang Italia dan sudah dikenal di Roma. Namun demikian, Henri pada Januari 1048, menunjuk Poppo, uskup dari Brxen di Tyrol dan segera memerintah Bonifasius Margrave untuk melaksanakan penentuan paus untuk Roma. Pada awalnya Bonifasius menolaknya dengan menduga keras bahwa itu adalah pemaksaan dari Benediktus. Tetapi ancaman yang menentukan dari Henri segera meredakannya dan akhirnya dia menurut. Setelah pemindahan Paus Benediktus, tak lama kemudian uskup dari Brixen memasuki kota dan dinobatkan di gereja Lateran sebagai Paus Damasus II yaitu pada 17 Juli 1048. Namun masa kepausannya hanya berlangsung singkat. Setelah 23 hari menduduki Takhta Kepausan, dia wafat pada 9 Agustus 1048 karena menderita penyakit malaria di Palestina dan dimakamkan di St. Laurensius di luar tembok kota Roma.
|